Suhardjo +62 813-2832-2325 ; Indra +62 899-5036-959
masjidkarangkajen@gmail.com
Karangkajen MG III / 890 RT 43 RW 11 Kel. Brontokusuman Kec. Mergangsan Yogyakarta 55153
Aturan Makam Islam Karangkajen
Home>Uncategorized > Aturan Makam Islam Karangkajen
Aturan Makam Islam Karangkajen
Kiai Haji Ahmad Dahlan adalah pendiri Muhammadiyah dan Pahlawan Nasional Indonesia. Makam beliau berada di Karangkajen, Yogyakarta, dan menjadi salah satu tujuan wisata religi serta sejarah.


Sebagaimana yang telah kita ketahui jika di belakang atau di bagian barat Masjid Jami' Karangkajen terdapat Makam Islam Karangkajen dimana banyak Pahlawan Nasional dimakamkan disana salah satu diantaranya adalah Makam KH Ahmad Dahlan beserta para sahabat-sahabatnya. Jika Anda ingin berziarah ke Makam Islam Karangkajen berikut aturan-aturan yang harus ditaati: 


PERATURAN MAKAM ISLAM KARANGKAJEN

  1. Beragama Islam, warga Karangkajen dan keluarganya dibuktikan dengan KTP dan atau yang mempunyai nasab dengan leluhur cikal bakal Kampung Karangkajen.
  2. Dilarang mendirikan bangunan baik dengan batu nisan, keramik maupun yang sejenisnya diatas makam.
  3. Bersedia ditempati untuk pemakaman berikutnya jika sudah waktunya dapat dipergunakan.
  4. Tidak mengkeramatkan makam dengan upacara sesajian yang mengarah kepada syirik dan pengkultusan.
  5. Mematuhi peraturan-peraturan yang sudah ditentukan dan yang akan ditetapkan kemudian.
  6. Peraturan ini berlaku surut, makam lama maupun baru harus rata dengan tanah.
  7. Ketentuan-ketentuan lain yang belum diatur didalam peraturan ini akan ditetapkan kemudian.

PENGURUS MAKAM:

  1. H. Suhardjo
  2. H. Djahdan Humam
  3. H. Yusuf Hadjiri
  4. Ketua - Ketua RW di wilayah Kampung Karangkajen

PELAKSANA : Nur Sambudi


Denah Blok Makam Islam Karangkajen 2026


KIAI HAJI AHMAD DAHLAN

Kiai Haji Ahmad Dahlan terlahir dengan nama Muhammad Darwis
pada tanggal 1 Agustus 1868 di Kauman, Yogyakarta.
Beliau
adalah seorang Ulama Besar bergelar Pahlawan Nasional Indonesia yang merupakan pendiri Muhammadiyah.

Beliau meninggal 23 Februari 1923 pada usia 54 tahun dan meninggalkan karya besar yaitu
sebuah organisasi gerakan Islam modernis tertua dan terbesar di Indonesia, Muhammadiyah.

"Mengingat keadaan tubuhku, kiranya aku tidak lama lagi akan meninggalkan anak-anakku semua, sedangkan aku tidak memiliki harta benda yang kutinggalkan kepadamu.
Aku hanya memiliki Muhammadiyah yang akan kuwariskan kepadamu sekalian.
Karena itu, aku titipkan Muhammadiyah ini kepadamu sekalian dengan penuh harapan agar engkau sekalian mau memelihara dan menjaga Muhammadiyah itu dengan sepenuh hati agar Muhammadiyah bisa terus berkembang selamanya."

KH Ahmad Dahlan

DINAS PARIWISATA KOTA YOGYAKARTA 2024

Bagi yang ingin berkunjung secara rombongan dengan memakai bis besar bisa menghubungi Bapak Hajiri (Hubungi via telepon) .

Makam KH Ahmad Dahlan dan para sahabat 20260501_123941
Makam KHA Dahlan